Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lirik Lagu Kizuato - Centimillimental: Terjemahan, Makna, dan Kisah Dibaliknya

KakaKiky - Kehilangan seseorang yang sangat berarti adalah salah satu pengalaman paling menyakitkan dalam hidup. Luka yang ditinggalkan seringkali tidak bisa sembuh sepenuhnya, bahkan setelah bertahun-tahun berlalu. Perasaan itulah yang berhasil digambarkan dengan sangat mendalam oleh band asal Jepang, Centimillimental, dalam lagu mereka yang berjudul "Kizuato". Lagu ini bukan sekadar melodi biasa, tapi juga cerminan dari duka yang abadi, di mana kenangan seseorang yang telah tiada justru menjadi satu-satunya hal yang tersisa.

Lagu "Kizuato" sendiri merupakan salah satu *ending theme* dari anime populer Given, sebuah serial yang menceritakan tentang musik, persahabatan, dan kehilangan. Dengan liriknya yang puitis dan melodi yang sendu, lagu ini berhasil menyentuh hati para penggemar dan siapa saja yang pernah merasakan kehilangan. Artikel ini akan mengajakmu menyelami setiap baris lirik lagu "Kizuato" ini, membahas makna di baliknya, dan kenapa lagu ini begitu *relatable* bagi banyak orang. Yuk, simak lirik dan ulasan lengkapnya di bawah ini!

Lirik Lagu Kizuato - Centimillimental dan Terjemahannya

Mari kita baca dulu lirik lengkap dari lagu "Kizuato" dalam versi Romaji dan terjemahannya.

ROMAJI:

Kimi ga oitetta mono bakka ga
Boku no subete ni natta no

Kokoro ni sasatta mama no kizu wo
Tazusaete hibi wa tsuzuite yuku
Muri ni nukitoreba tomedo nai kara
Kitto kono mama de ii

Ame hare kumori
Shunkashuutou
365 nichi
Dore mo kimi ga yadoru

Fukaku egutte
Sono tsuide ni isso kioku mo ubatte yo
Todokanai koe bakari ga mata
Boku wo shimetsukeru nda yo
Fukaku sagutte
Nee boku no naka no itami mo mite yo
Kimi ga oitetta mono bakka ga
Boku no subete ni natta no

Kizuna ya kibou wa mabushi sugite
Umaku me wo aketerarenakute mo
Katappo ya usume demo ii kara sa
Chanto toraetenakucha

Ame hare kumori
Shunkashuutou
365 nichi
Dore mo kimi ga nokoru

Yume de aetatte imi nai no
Kimi wa koko ni inai no
Nandomo kurikaeshi miru
Mata ano hi no omokage wo
Zutto aitakute
Kizukanu you ni kokoro koroshiteru no
Kimi ga oitetta mono bakka nan da yo
Ima demo itsu made mo

Kikoeteru mada riaru na
Kimi no kokyuu wo kawari ni ninatte iku
Kitto sou shite iku
Zutto sou shite iku

Kikoeteru mada riaru na
Kimi no shinzou wo kawari ni seotte iku
Kimi ga boku ni naru boku ga kimi ni naru

Ame hare kumori
Shunkashuutou
365 nichi

Ame hare kumori
Shunkashuutou
365 nichi
Dore mo kimi wo omou

Fukaku egutte
Sono tsuide ni isso subete ubatte yo, tte
Nageita ano yoru no negai wo
Sotto tojikometoku kara
Fukaku mogutte
Sono oku ni nemuru kimi wo mamoru yo
Kimi ga oitetta mono bakka ga
Boku no subete ni natta no

Kimi ga oitetta mono bakka ga
Boku no inochi ni natta no


INDONESIA: Segala hal yang telah kau tinggalkan Kini menjadi segalanya bagiku Hari-hari berlanjut dengan membawa luka Yang masih menancap di dalam hatiku Tak ada habisnya jika menariknya dengan paksa Karenanya lebih baik dibiarkan saja Cuaca hujan, cerah, dan berawan Musim semi hingga musim dingin Dalam 365 hari Kau hidup di semua waktu itu Perasaanku terombang-ambing Bersama dengan hal itu, rebutlah kenanganku Suara yang tak dapat menggapaimu Lagi-lagi hanya membuatku tersiksa Mencari lebih dalam Hei, lihatlah luka yang ada di dalam diriku Segala hal yang telah kau tinggalkan Kini menjadi segalanya bagiku Ikatan dan harapan terlalu menyilaukan Aku bahkan tak dapat membuka kedua mataku Dengan sebelah mata atau sipit pun tak apa Karena aku hanya ingin melihatnya saja Cuaca hujan, cerah, dan berawan Musim semi hingga musim dingin Dalam 365 hari Kau masih ada di semua waktu itu Tak ada artinya meski bertemu di mimpi Karena kau sudah tak ada di sini Aku selalu melihatmu, lagi dan lagi Melihat bayanganmu di hari itu Aku selalu merindukanmu Aku membunuh hatiku agar tak menyadarinya Ada banyak hal yang kau tinggalkan padaku Hingga sekarang dan sampai kapan pun Aku dapat mendengarnya, terasa begitu nyata Aku mengambil nafasmu sebagai ganti milikku Kuyakin akan terus seperti itu Akan terus seperti itu selamanya Aku dapat mendengarnya, terasa begitu nyata Aku mengambil jantungmu sebagai ganti milikku Kau menjadi diriku dan aku pun menjadi dirimu Cuaca hujan, cerah, dan berawan Musim semi hingga musim dingin Dalam 365 hari Cuaca hujan, cerah, dan berawan Musim semi hingga musim dingin Dalam 365 hari Aku mengingatmu di semua waktu itu Perasaanku terombang-ambing "Bersama dengan hal itu, rebutlah segalanya dariku" Itulah harapanku di malam yang sedih Perlahan aku akan menguncinya Menyelam lebih dalam Aku akan menjagamu yang tertidur di dalam hatiku Segala hal yang telah kau tinggalkan Kini menjadi segalanya bagiku Segala hal yang telah kau tinggalkan Kini menjadi kehidupan bagiku

Makna Lirik Lagu Kizuato: Luka dan Kenangan Abadi

Lagu "Kizuato" (yang berarti 'bekas luka' atau 'luka') adalah perwujudan emosi seseorang yang ditinggalkan. Lirik "Kimi ga oitetta mono bakka ga, Boku no subete ni natta no" (Segala hal yang telah kau tinggalkan, kini menjadi segalanya bagiku) langsung menggambarkan inti dari lagu ini. Segala sesuatu yang tersisa dari orang yang dicintai—mulai dari kenangan, kebiasaan, hingga hal-hal kecil—kini mengambil alih seluruh hidupnya.

Bagian lirik "Kokoro ni sasatta mama no kizu wo, Tazusaete hibi wa tsuzuite yuku" (Hari-hari berlanjut dengan membawa luka, yang masih menancap di dalam hatiku) secara gamblang menunjukkan bahwa luka ini tidak bisa dihilangkan. Sebaliknya, luka itu menjadi bagian dari dirinya, menemani setiap langkah dan hari-harinya. Ia bahkan tidak berani mencabut luka itu karena takut akan kehancuran yang lebih besar.

Perasaan ini semakin diperkuat dengan lirik "Ame hare kumori, Shunkashuutou, 365 nichi, Dore mo kimi ga yadoru" (Cuaca hujan, cerah, dan berawan, Musim semi hingga musim dingin, dalam 365 hari, Kau hidup di semua waktu itu). Ini bukan hanya tentang hari, tapi tentang setiap momen dalam setahun, di mana bayangan orang yang dicintai selalu hadir.

Hubungan Lagu dengan Anime Given

Bagi kamu yang mengikuti anime Given, lagu "Kizuato" memiliki makna yang sangat kuat dan mendalam. Lirik-liriknya terasa seperti nyanyian hati Mafuyu, karakter utama yang kehilangan pacarnya, Yuki, karena bunuh diri.

Lirik "Aku mengambil nafasmu sebagai ganti milikku... Aku mengambil jantungmu sebagai ganti milikku. Kau menjadi diriku dan aku pun menjadi dirimu" adalah bagian yang paling emosional dan secara langsung berhubungan dengan cerita di anime. Mafuyu merasa bahwa bagian dari dirinya telah mati bersama Yuki, dan ia kini "menghidupkan" kembali Yuki melalui dirinya sendiri dan musiknya. Lagu ini adalah representasi sempurna dari perasaan hancur dan harapan yang ada di tengah duka.

Pesan Moral di Balik Luka

Meskipun terdengar sedih, "Kizuato" juga membawa pesan yang menyentuh. Ia mengajarkan kita bahwa duka adalah bagian dari mencintai. Luka yang ditinggalkan bukan hanya tentang rasa sakit, tapi juga bukti dari kedalaman ikatan yang pernah ada.

Lagu ini menunjukkan bagaimana seseorang bisa memilih untuk tidak lari dari luka, melainkan menerimanya dan menjadikannya bagian dari dirinya. Alih-alih melupakan, ia justru "menyelam lebih dalam" dan menjaga kenangan itu, menjadikan orang yang dicintai sebagai bagian dari kehidupannya yang sekarang.

Penutup: Lagu untuk Menyembuhkan Hati

"Kizuato" dari Centimillimental adalah sebuah mahakarya yang berhasil merangkum kompleksitas duka. Lagu ini bukan hanya untuk mereka yang mengerti bahasa Jepang atau penggemar anime, tapi untuk semua orang yang pernah merasakan kehilangan.

Lagu ini adalah pengingat bahwa tidak apa-apa untuk merasakan sakit, dan bahwa kenangan indah dari orang yang kita cintai akan selamanya menjadi bagian dari diri kita. Luka bisa menjadi kekuatan, dan kenangan bisa menjadi cara untuk terus hidup.

Posting Komentar untuk "Lirik Lagu Kizuato - Centimillimental: Terjemahan, Makna, dan Kisah Dibaliknya"

× Iklan Pop-up